Tampilkan postingan dengan label google adsense. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label google adsense. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Mei 2012

Pengaruh PageRank Terhadap Penerimaan Publisher Google AdSense

Banyak yang mengatakan bahwa PageRank Google sama sekali tidak mempengaruhi diterima atau tidaknya sebuah blog sebagai publisher Google AdSense. Hal tersebut telah dibuktikan oleh beberapa blogger yang mampu meminag Google AdSense dengan kodisi blog ber-PageRank 0. Namun entah karena kebetulan ataukah karena memang PangeRank turut mempengaruhi penerimaan publisher Google AdSense, saya baru diterima Google AdSense pada saat yang bersamaan dengan dihadiahkannya PageRank 3 untuk blog saya.

Hal ini membuat saya berfikir apakah Google telah menetapkan peraturan baru sebagai syarat penerimaan publisher AdSense berdasarkan posisi PageRank?! Hal tersebut berdasar mengingat penerimaan saya sebagai publisher berada pada hari yang sama dengan meningkatnya PageRank blog saya.

Untuk Anda yang juga sedang berjuang untuk bisa meminang Google AdSense, tidak ada salahnya untuk meningkatkan kualitas blog lewat postingan yang unik (bukan hasil copy-paste) agar dapat mendapatkan sebanyak-banyaknya kunjungan organik ke blog Anda sembari menunggu hasil peninjauan dari Team Google AdSense. Yang jelasnya, semakin bagus kualitas blog Anda, maka kemungkinan diterima sebagai publisher akan semakin terbuka lebar.

Mengenai cara meningkatkan kunjungan organik sendiri adalah dengan memperbaiki kualitas blog lewat postingan. Sebisa mungkin, tulis artikel yang sesuai dengan tema blog dan gunakan keyword yang tepat untuk setiap postingan karena satu-satunya teori yang bisa digunakan untuk mendatangkan kunjungan organik adalah dengan pemilihan keyword yang tepat.


Rabu, 09 Mei 2012

Ditolak Google AdSense: Situs Belum Mematuhi Kebijakajn Google

Setelah menulis posting yang berjudul "Ditolak Google AdSense: Konten Situs yang Tidak Dapat Diterima", kali ini Payabo akan menuliskan jenis penolakan yang selanjutnya, yaitu Situs Belum Mematuhi Kebijakan Google.

Penolakan karena masalah ini terbilang cukup singkat untuk diatasi. Dalam jangka waktu 3 bulan saya berjuang menjadi publisher adsense, hanya 3 kali saja saya ditolak karena masalah ini. Penolakan ini juga menjadi penolakan terakhir untuk saya sebelum di-approve 100% sebagai publisher. Bagaimana cara saya mengatasinya?

  • Traffic Organik
Google tidak menyukai situs yang menggunakan jasa backlink gratis. Oleh karena itu, jangan sekali-kali mendaftarkan blog Anda ke sebuah situs yang mampu mendatangkan pengunjung ke blog Anda. Usahakan untuk mendapatkan pengunjung organik. Pengunjung organik sendiri adalah pengunjung yang datang dari hasil pencarian di Google. Untuk mendapatkannya, Anda harus pintar-pintar menebak keyword yang sedang hot atau yang paling banyak dicari oleh orang.

Sesaat sebelum diterima Google AdSense, saya menuliskan sebuah artikel tentang "pembatalan konser A7X di Jakarta". Saya menganggap bahwa berita tersebut akan meledak pada minggu pertama bulan Mei dan hasilnya, saya mendapatkan banyak kunjungan organik yang mengarah ke postingan tersebut.

  • Menghapus Semua Konten yang Melanggar Kebijakan Google
Sesuai peraturan Google AdSense, Anda tidak diperkenankan untuk menuliskan artikel yang berbau SARA, pornografi, rokok dan turunannya, judi, dll. Jika terdapat postingan seperti ini di blog Anda, maka yakinlah bahwa Anda tidak akan pernah bisa meminang Google AdSense.

  • Penempatan Iklan
Sediakan space yang cukup untuk iklan di blog Anda. Jangan sekali-kali menempatkan iklan (pada tahap review pertama) pada tempat yang dilarang. Perhatikan juga jarak iklan dengan widget yang terdekat dengan iklan Google AdSense Anda. Jangan menempatkan iklan terlalu berdekatan dengan konten, gambar, widget, dll.

Hanya ketiga hal diatas yang saya lakukan setelah saya mendapatkan penolakan karena situs belum mematuhi kebijakan google. Setelah itu, blog saya langsung di-approve 100%. Jika blog Anda juga ditolak karena masalah ini, silahkan mengikuti ketiga tips yang telah saya tuliskan diatas. Jika masih juga ditolak, coba ikuti tips yang telah saya pada artikel sebelumnya. Yaitu:
  1. Ditolak Google AdSense: Konten Situs yang Tidak Dapat Diterima
  2. Tips DiterimaGoogle AdSense 2012 Part I: Masalah Page Type

Selasa, 08 Mei 2012

Ditolak Google AdSense: Konten Situs Tidak Dapat Diterima

Artikel ini merupakan artikel lanjutan dari "Tips Diterima Google AdSense 2012 Part I". Pada pembahasan di artikel sebelumnya, penolakan karena masalah "Page Type" telah diulas diikuti dengan cara mengatasinya. Postingan kali ini akan menitik beratkan pembahasan pada masalah konten situs yang tidak dapat diterima.

Masalah "Konten Situs yang Tidak Dapat Diterima" kemungkinan disebabkan karena berbagai hal. Sewaktu berjuang sebagai publisher AdSense dulu, alasan ini telah puluhan kali membuat e-learning solutions ditolak adsense. Seperti yang telah saya tuliskan pada tips part I, saya telah membuat lebih dari 50 email selama kurun waktu 3 bulan dan telah merasakan 88 kali penolakan. Mayoritas penolakan disebabkan karena alasan "konten situs yang tidak dapat diterima".

Beberapa hal yang saya lakukan ketika mendapatkan penolakan jenis ini adalah:
  • Memperbaiki halaman navigasi blog
Untuk meminang Google AdSense, dibutuhkan halaman yang unik dan mampu memudahkan pengunjung untuk berjelajah di blog Anda. Beberapa cara dapat Anda tempuh, diantaranya dengan menambahkan link navigasi situs di bagian header dan footer, atau bisa juga di sidebar blog.

  • Menghapus Broken Link di Webmaster
Kemungkinan kedua yang dapat menyebabkan penolakan Google AdSense adalah broken link. Jika Anda pernah menghapus posting, beritahukan hal tersebut ke Google Webmaster. Hapus seluruh link yang rusak/tidak dapat diakses oleh pengunjung. Untuk cara penghapusannya, silahkan mengakses google.com/webmaster lalu pada sidebar sebelah kiri, klik menu Optimization lalu klik Remove URLs. Setelah itu, klik button Create a New Removal Request dan masukkan link yang rusak pada kotak yang disediakan. Penghapusan broken link membutuhkan waktu beberapa hari. Selama menunggu proses penghapusan, anda bisa juga me-redirect broken link Anda ke sebuah halaman lain pada blog Anda. Misalnya ke halaman sitemap.

  • Melengkapi Blog Dengan Privacy, TOS, Disclaimer & Disclosure
Sesuai dengan peraturan baru Google, seluruh penerbit (publisher) diharuskan untuk melengkapi blognya dengan halaman privasi (privacy policy), hal ini mutlak dilakukan. Terdapat beberapa cara untuk membuat halaman ini. Anda bisa mencari di google dengan kata kunci privacy generator untuk membuat halaman privacy secara otomatis dalam bahasa Inggris, atau bisa juga dengan membuat secara manual. Saya sendiri menggunakan bantuan privacy generator lalu kemudian ditranslate kedalam bahasa Indonesia, sesuai dengan jenis bahasa yang saya pilih sewaktu mendaftar adsense.

Pada halaman ini, jangan lupa untuk menyertakan penjelasan mengenai jenis-jenis iklan yang ditampilkan pada blog Anda, dalam hal ini, Anda cukup menyertakan satu program PPC saja, yaitu Google AdSense karena Google AdSense tidak menyukai jika ada PPC lain yang menghuni blog Anda selain Google AdSense. Kedua, tuliskan juga penjelasan mengenai: File Log, Kuki dan Web Beacon, dan DoubleClick DART. Jelaskan bahwa aplikasi pihak ketiga (Google AdSense) menggunakan kuki untuk menayangkan iklan pada blog Anda berdasarkan kunjungan sebelumnya ke blog Anda. Yang terpenting adalah Anda harus menerangkan bahwa seluruh informasi pengunjung (nama, e-mail, dll) merupakan sebuah rahasia dan tidak akan digunakan untuk tujuan pribadi/apapun kecuali untuk dihubungi.

  • Buat Tampilan Blog Seunik Mungkin
Setelah mendapatkan surat penolakan karena masalah konten situs yang tidak dapat diterima, saya kemudian mengubah atau memodifikasi sedikit tampilan blog saya. Google tidak akan menerima publisher yang menggunakan template/theme yang pasaran. Buatlah seunik mungkin, misalnya dengan mengganti background header, warna footer, background sidebar, jenis font, dan lain sebagainya. Anda harus benar-benar yakin bahwa tampilan dari blog Anda tidak memiliki kembaran.

  • Buat Konten yang Unik, Orisinil, dan Tidak Mengandung Unsur-unsur yang Dilarang (Judi, Pornografi, SARA, Produk Rokok dan Turunannya, dll)
Menurut saya, ini adalah poin terpenting. Usahakan seluruh postingan blog Anda dibuat dengan hasil karya sendiri, bukan hasil plagiat atau copy-paste. Jika konten blog Anda merupakan konten terjemahan dari blog lain, usahakan agar konten terjemahan tersebut mendapatkan perubahan sekitar 70%. Gunakan sinonim, atau kata lain dari beberapa kalimat yang Anda anggap mungkin memiliki kesamaan dengan konten blog lain  yang membahas poin yang sama dengan yang Anda ulas.

  • Perhatikan Panjang Artikel

Usahakan untuk menulis setiap posting tidak kurang dari 250 kata atau hingga 300 kata. Hal ini akan membuat Google percaya bahwa blog Anda benar-benar mengutamakan kualitas konten.

  • Jangan Menyertakan Kata Kunci (keyword) yang Berlebihan pada Setiap Posting
Kata kunci yang berlebihan akan membuat Anda dinilai sebagai spammer. Sertakan saja seadanya atau cukup dengan 3 kali repetisi dalam setiap posting.

  • Kurangi Link Keluar
  • Jangan Menampilkan Gambar yang Diambil dari Google/Blog Lain
  • Berikan Atribut alt pada Setiap Gambar di Semua Posting


Semua tips diatas telah saya lakukan demi menjadi seorang publisher Google AdSense. Setelah semuanya clear, saya kemudian mencoba peruntungan lagi dengan mengirimkan aplikasi permohonan sebagai publisher. Setelah blog saya mengalami beberapa perubahan, akhirnya blog saya ditolak lagi, namun dengan alasan yang berbeda. Ini artinya, konten situs blog saya telah dapat diterima.

Minggu, 06 Mei 2012

Tips Diterima Google AdSense 2012 Part I

Pertama-tama dan yang menjadi syarat mutlak diterimanya Anda sebagai publisher Google AdSense adalah dengan menggunakan TLD (Top Level Domain) untuk blog Anda. TLD sendiri adalah ekstensi pada baris terakhir URL blog Anda. Misalnya, .com, .net, .info, .org, dll.

Sewaktu masih menggunakan domain blogspot (Februari 2012), blog e-learning solutions milik Payabo pernah ditolak dengan alasan "Page Type". Hal tersebut menandakan bahwa domain yang digunakan tidak/belum memenuhi syarat sebagai publisher Google AdSense. Masalah "Page Type" akan ditemui pada blog yang masih menggunakan domain gratisan seperti blogspot.com, wordpress.com, dll. Sebenarnya penggunaan domain gratisan tersebut sah-sah saja. Saya masih sering menjumpai blog dengan domain blogspot.com yang ada Google AdSense-nya. Tapi, menurut isu yang beredar, katanya domain dengan embel-embel blogspot/wordpress itu bukanlah situs yang digunakan pada saat mendaftar. Jadi, situs yang digunakan untuk mendaftar adalah situs dengan TLD, kemudian pemilik AdSense memasang script AdSense-nya pada blogspot/wordpress miliknya.

Tutorial pergantian/perubahan domain dari blogspot.com ke .com tidak akan saya tuliskan pada postingan ini. Silahkan Anda mencari cara/tutorialnya di Google. Untuk masalah harga, saya juga tidak tahu pasti. Yang jelasnya, harga untuk pergantian domain sangat beragam, saat ini berkisar antara Rp. 80.000 hingga Rp. 90.000 untuk domain pertama. Jika domain yang Anda pilih pernah, telah, atau sedang digunakan oleh orang lain, maka harganya-pun akan naik berkali-kali lipat dari harga standar. Saran saya, pilihlah nama domain yang unik, relevan dengan konten blog Anda, singkat, dan mudah diingat oleh pembaca. 

Untuk screenshot mengenai penolakan e-learning solutions karena masalah "Page Type" tidak bisa saya tampilkan karena saya lupa di email yang mana penolakan tersebut dikirimkan. Maklum saja, blog tersebut sudah 88 kali ditolak (Februari 2012 - Mei 2012) dan telah menghabiskan lebih dari 50 e-mail untuk pendaftaran, hanya satu yang diterima.

Jika Anda telah menggunakan TLD namun masih saja ditolak, silahkan lanjutkan dengan meng-klik link dibawah. Siapa tahu masalah Anda akan terpecahkan pada pembahasan tersebut. Silahkan:

Sabtu, 05 Mei 2012

Cara Diterima Sebagai Publisher Google AdSense 2012

Mungkin ada yang bertanya, bagaimana bisa Payabo menuliskan sebuah artikel mengenai "cara diterima sebagai publisher google adsense" sedangkan blog Payabo sendiri tidak ada Google AdSense-nya. Memang benar bahwa blog ini, Payabo, bukanlah blog yang memenuhi kriteria Google AdSense. Admin sudah berulang kali mendaftarkan blog ini namun selalu ditolak. Tapi, admin Payabo tidak hanya mengelola blog ini saja. Ada sebuah blog lain yang juga dikelola oleh admin Payabo yang baru saja diterima sebagai publisher Google AdSense pada 2 April 2012 lalu. Untuk melihat blog tersebut, silahkan klik link ini: e-learning solutions.

Blog tersebut adalah blog milik Payabo yang bertemakan "e-learning" yang dituliskan dalam bahasa Indonesia. Sekedar informasi bagi Anda, blog tersebut saya daftarkan ke Google AdSense sejak bulan Januari lalu. Sebelumnya pernah diterima pada Desember 2011 namun di-banned pada 28 Januari 2012. Kini Google AdSense kembali dengan e-mail dan akun baru. Informasi tambahan untuk Anda, blog tersebut telah mendapatkan penolakan Google AdSense sebanyak 88 kali selama Februari 2012 - Mei 2012. Pada pengajuan ke 89, akhirnya diterima juga sebagai publisher. Sudah tidak terhitung berapa banyaknya e-mail yang saya buat untuk mendaftarkan web tersebut pada Google AdSense. Kalau saya perkirakan, mungkin jumlahnya sudah lebih dari 50 e-mail.

Banned Google AdSense


Postingan ini akan membahas mengenai perjalanan, lika-liku, serta perbaikan yang Payabo lakukan setelah ditolak google AdSense hingga akhirnya berhasil meminang Google AdSense untuk blog e-learning solutions. Postingan akan dibagi menjadi beberapa bagian. Tips diterima sebagai publisher Google AdSense sengaja tidak saya tuliskan pada blog terkait karena tema ini tidaklah sesuai dengan visi & misi blog e-learning solutions tadi. Hal tersebut juga menjadi salah satu syarat penting agar pengajuan sebagai publisher dapat diterima. Google AdSense menginginkan situs yang memiliki topik khusus, bukan situs gado-gado seperti blog Payabo ini.

e-learning solutions


Baiklah, untuk tips pertama, silahkan buka link dibawah ini:





Kamis, 26 April 2012

Google AdSense Tampil, 2 Jam Kemudian Dinonaktifkan

Sebuah pengalaman yang menurut saya lumayan lucu mengenai Google AdSense. Rabu, 25 April kemarin, Payabo mendaftarkan blog MuhaiminAbd ke Google AdSense. Kamis, 25 April pukul 15.00 WITA, Payabo berniat untuk menambah posting di blog tersebut. Setelah menulis posting, alangkah kagetnya admin ketika melihat iklan dari Google muncul di sidebar. Tentu saja kemunculan iklan oleh Google tersebut merupakan sebuah berita gembira bagi admin. Semangat untuk menambah posting seketika muncul untuk meningkatkan kualitas web sekaligus membuka kesempatan bagi sebanyak-banyaknya pembaca untuk mampir ke MuhaiminAbd.com.

Setelah menulis posting dan blogwalking selama 2 jam, admin kembali dikagetkan karena hilangnya iklan oleh Google di web MuhaiminAbd. Admin kemudian mengecek email yang digunakan untuk mendaftar adsense dan ternyata ada email baru dari Google AdSense yang berbunyi:

Pelanggan yang Terhormat,

Terima kasih atas perhatian Anda pada Google AdSense. Sayangnya, setelah
meninjau permohonan Anda, saat ini kami tidak dapat menerima Anda untuk
masuk ke program AdSense.

Kami tidak menyetujui permohonan Anda karena beberapa alasan yang
tercantum di bawah ini.

Masalah:

- Situs belum mematuhi kebijakan Google

---------------------

Detail selengkapnya:


Situs belum mematuhi kebijakan Google: Saat ini kami tidak dapat
menyetujui permohonan AdSense Anda karena kami merasa bahwa situs Anda
belum mematuhi kebijakan Google AdSense atau pedoman mutu master web.
Sasaran kami adalah memberikan pengiklan kami situs yang menawarkan konten
bermakna, menerima kunjungan organik, dan memungkinkan kami menayangkan
iklan yang ditargetkan dengan baik kepada pengguna. Kami meyakini bahwa
saat ini situs Anda tidak memenuhi kriteria ini.

Itu artinya, kepemilikan Google AdSense oleh MuhaiminAbd hanya bertahan selama kurang lebih 2 jam. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan "Ada apa dengan Google AdSense?" Apakah terjadi kesalahan pada pengecekan calon publisher? Seceroboh itukah Google AdSense?

Update
Tampil 11 kali tapi masih dalam proses review

Bukti keanehan AdSense dapat Anda lihat pada gambar diatas. Dalam gambar tersebut terlihat bahwa iklan dari Google telah muncul sebanyak 11 kali, namun web yang saya daftarkan masih dalam proses review. Pertanyaannya, apa mungkin blog yang masih dalam tahap review bisa menampilkan iklan hingga 11 kali?